Dan 7 huruf ini digambarkan dalam not balok didalam sebuah kerangka yang berwujud 5 garis berjajar yang kita kenal dengan nama para. Didalam para nada inilah notasi music nantinya dituliskan.
Kita mengenal ada 5 garis dan 4 spasi dalam sebuah paranada.
Hal utama setelah paranada yang perlu diperhatikan untuk kita dapat memulai membaca atau menuliskan notasi music, berikutnya adalah yang dalam istilah bahasa inggris disebut dengan Cleff. Kalo di indonesia suka dibilang kunci, tapi kok kayanya penterjemahan kunci ini kurang gitu tepat tapi ya sudahlah sementara kita pake aja istilah ini.
Ada 4 macam Kunci yang biasa dipakai yaitu
- Kunci G ("Treble Clef")
- Kunci F ("Bass Clef")
- Kunci C ("Alto Clef")
- Kunci Tenor ("Tenor Clef") --> Bentuknya sama seperti Kunci C, hanya berbeda sedikit di posisi penulisannya.
Berikutnya setelah kita melihat kunci, maka kita juga harus memperhatikan nada dasar apa yang dituliskan di paranada ini dengan memperhatikan "Key Signature" yang biasa dituliskan dengan simbol tanda Kress atau Mol didepan kunci.
Misal :
Di gambar diatas key signature nya adalah 3 Kress, berarti kita bermain di tangga nada A Major. Key signature selalu menuliskan tangga nada major.
Nada dasar apabila tidak ditulis key signature, bukan berarti tidak ada nada dasarnya, tetapi berarti itu adalah tangga nada natural alias C Major.
Untuk detail jelas mengenai tanda nada dasar dapat dilihat dari diagram yang disebut Circle Of Fifths. Gambarnya adalah sebagai berikut:
Sumber gambar dari wikipedia, dapat dilihat di link https://en.wikipedia.org/wiki/Key_signature

